Seorang wartawan sejati pada prinsipnya memiliki sifat-sifat Nabi Muhammad Saw, yaitu Siddiq (jujur), Amanah (dipercaya), tabliq (menyampaikan) dan Fathanah (cerdas).

Hal itu dikemukakan Dr Mujiburrahman, dosen Fakultas Ushuluddin IAIN Antasari Banjarmasin, menjelang buka puasa bersama anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan mitra kera, Sabtu sore.

Sebelum menyorot tugas dan fungsi wartawan, alumnus S3 dari Negeri "Kincir Angin" Belanja itu secera sekilas mengurai sifat Rusulullah Saw, yang empat tersebut.

"Kalau kita butiri satu persatu sifat Muhammad Saw dan dikaitkan dengan Kode Etik Jurnalistik, maka keempat sifat rasulullah tersebut juga ada pada wartawan," tandasnya.

Sebagai contoh sifat siddiq, dimana dalam keseharian melaksanakan tugas, seorang wartawan harus bersikap jujur, tidak membuat berita bohong.

Begitu pula misalnya sifat amanah, yaitu seorang wartawan harus memegang teguh rahasia narasumber yang meminta rahasiakan namanya, lanjut pengisi kolom (kolomnis) Banjarmasin Post tersebut.

Kemudian dalam kaitan tabliq sebagaimana sifat Muhammad saw, maka sudah jelas tugas dan fungsi wartawan untuk menyebarluaskan berita, terutama berita-berita yang bersifat positif.

Selain itu, yang tak kalah penitingnya, seorang wartawan harus cerdas sebagaimana sifat Muhammad Saw, yaitu mampu memilih dan memilah mana berita yang layak/semestinya buat publik, demikian Mujiburrahman.

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Fathurrahman sekilas menerangkan standar profesi wartawan/jurlanis Indonesia, yang belakangan ini terus digalakkan.

"Karena ke depan hanya wartawan yang betul-betul memilik standar profesional, yang bisa ekses," lanjut wartawan senior Kalimantan Post tersebut.

Selain itu, PWI juga terus melakukan pembinaan moral anggota. Sebab moralitas dan profesionalisme merupakan satu kesatuan, demikian Fathurrahman.

Usai shalat maghrib berjemaah, PWI Kalsel membagi-bagikan bingkisan kepada anggotanya yang kini berjumlah mencapai 350 orang.

Mitra kerja PWI Kalsel yang hadir dalam acara berbuka puasa tersebut antara lain dari pemerintah provinsi (Pemprov) setempat, PT Adaro Indonesia dan PT Hasnur Group.

Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar