Kamis, 19 Oktober 2017

Hasan - Makmun Mohon Maaf Kepada Masyarakat Batola

id Hasan Murad, Mamun Kaderi, Mohon Maaf Kepada, Masyarakat Batola
Hasan - Makmun  Mohon Maaf  Kepada Masyarakat Batola
. (Antaranews Kalsel/humpro)
Jadi pelayanan yang diberikan pemerintah itu ibarat deret ukur, sementara espektasi (harapan dan keinginan) masyarakat deret tambah...
Marabahan, (Antaranews Kalsel) - Bupati Barito Kuala  Kalimantan Selatan  H Hasanuddin Murad dan Wakil Bupati Barito Kuala H Mamun Kaderi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat jika terdapat kekurangan, keinginan dan harapan yang belum dapat terpenuhi dengan baik.

Ucapan tersebut disampaikan Hasanuddin Murad pada Syukuran dan Shalat Hajat Hari Ulang Tahunnya ke-60 sekaligus Syukuran dan Shalat Hajat 5 Tahun Kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H Ma’mun Kaderi di Kediaman Bupati Barito Kuala (Batola).

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya apabila selama 5 tahun memberikan pengabdian dan pelayanan terdapat kekurangan dan keinginan serta harapan yang belum dapat terpenuhi," kata Hasanuddin Murad didampingi H Mamun Kaderi.

Hasanuddin Murad memaparkan, masa jabatan dia bersama Ma’mun tinggal 24 hari lagi berakhir.

Karenanya disisa waktu yang tinggal menghitung hari itu ia tetap mengharapkan keharmonisan hubungan dan rasa kebersamaan yang tinggi dapat terus dijaga, dipelihara dan tersinergi dengan baik bagi masyarakat.  

Ia juga bersyukur dan berterima kasih atas segala kepercayaan dan dukungan yang diberikan baik oleh segenap aparatur maupun segenap komponen masyarakat sehingga mampu menjalankan amanah.

Mantan anggota Komisi V DPR-RI itu memaparkan, sejak dilantik Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin 4 November 2012 lalu mereka berusaha memberikan pengabdian dan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sesuai kondisi, potensi, serta visi dan misi.

Dengan harapan, segala kebijakan, program dan kegiatan yang dilaksanakan mampu memfasilitasi sekaligus mengembangkan dan meningkatkan proses pembangunan sebagai upaya untuk dapat lebih mensejahterakan masyarakat.

Hasan menyadari, apa yang telah diperbuat dan berikan belum seberapa,  mengingat disadari sebagai manusia biasa tentu tidak terlepas dari kekurangan dan keterbatasan.

"Jadi pelayanan yang diberikan pemerintah itu ibarat deret ukur, sementara espektasi (harapan dan keinginan) masyarakat deret tambah. Sehingga apa pun yang dilakukan pemerintah dimana pun tidak akan memberikan kepuasan bagi masyarakat," katanya.

Namun demikian, lanjut mantan Dosen Fakultas Hukum ULM itu, harapan, keinginan, dan cita-cita itu tidak boleh padam dan harus terus menjadi tuntutan bagi pemerintah agar menjadikan motivasi guna memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat.


Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga