Kedatangan Ketua Dewan Pembina Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto ke Kalimantan Selatan diharapkan mampu mendongkrak perolehan suara partai itu di wilayah ini.

"Kami menunggu kedatangan Pak Prabowo, yang dijadwalkan 21 November 2011, semoga tidak ada halangan apa-apa," ujar Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Gerindra Kalsel, Ilham Noor, di Banjarmasin, Minggu.

Kedatangan Prabowo menghadiri pelantikan DPD Gerindra Kalsel periode 2011 - 2016, yang kembali diketuai Prof Dr (Hc) H Abidin dan pelantikannya di lapangan terbuka kawasan perkebunan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Ia menerangkan, acara pelantikan kepengurusan tersebut sengaja dirancang di kawasan perkebunan sebagai pertanda Ketua Dewan Pembina dan Ketua DPD Gerindra Kalsel selalu ingin dekat petani.

"Kebetulan pula, Pak Prabowo juga Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Pak Haji Abidin, Ketua HKTI Kalsel," ungkap anggota Komisi II DPRD Kalsel yang juga membidangi pertanian itu.

Mengenai perolehan suara, ia mengungkapkan, dari hasil Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif 2009, Gerindra di Kalsel selain berhasil menempatkan kadernya di tingkat provinsi, juga lebih 50 persen pada kabupaten/kota.

"Sebagai Parpol yang baru muncul, dari 13 kabupaten/kota se Kalsel, hanya lima diantaranya partai tersebut tak memperoleh kursi di DPRD, yaitu di Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Balangan," ungkapnya.

"Oleh sebab itu, kedatangan Prabowo lebih awal diharapkan dapat mendorong semangat keluarga besar Gerindra, untuk memeratakan perolehan suara pada semua kabupaten/kota se Kalsel," lanjutnya.

Selain itu, partai tersebut bisa menempatkan kader asal Kalsel di DPR-RI pada Pemilu 2014, yang tinggal sekitar dua setengah tahun lagi, demikian Ilham Noor.

Berdasarkan catatan, Gerindra di Kalsel Pemilu 2009, berhasil menempatkan kadernya sebanyak dua orang di DPRD provinsi serta di delapan kabupaten/kota.

Penempatan kader Gerindra pada DPRD kabupaten/kota se Kalsel, terbanyak di Kabupaten Barito Kuala (Batola) tiga orang, kemudian Kota Banjarbaru, Tala dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) masing-masing dua orang.

Kemudian di Kota Banjarmasin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kotabaru dam Kabupaten Tabalong, masing-masing sebanyak dua orang./shn*C

Editor: Asmuni Kadri
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar