Rabu, 26 April 2017

Banjarmasin Bangun Jembatan Terindah

id jembatan, banjarmasin
Itu kalau dibangun kita buat mempesona, bisa menjadi jembatan terindah di sungai Martapura
Banjarmasin (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Banjarmasin Gusti Ridwan Sofyani menyatakan, pihaknya segara membangun jembatan ke delapan yang menyeberangi Sungai Martapura kota setempat, dengan arsitektur tinggi hingga menjadikannya sebagai jembatan terindah dibandingkan jembatan-jembatan sebelumnya.


Menurut dia di Banjarmasin, Rabu, jembatan ke delapan yang dimaksudnya itu yang direncanakan dibangun di lokasi Desa Sungai Jingah ke Desa Sungai Bilu.

"Itu kalau dibangun kita buat mempesona, bisa menjadi jembatan terindah di sungai Martapura," ujarnya.

Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut tinggal menunggu penyelasaian pembebasan lahan.

"Saat ini kendalanya masih belum selesainya pembebasan lahannya, dan ini terus diupayakan pemerintah kota," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, ujar Ridwan, jembatan tersebut pembangunannya akan dibantu pemerintah provinsi dan pusat.

"Pemkot sudah melakukan pengkajian lapangan dan proses desainnya, tinggal satu kendala lagi pembebasan lahan," paparnya.

Menurut dia, jembatan yang ditaksir akan menelan dana Rp200 miliar tersebut panjangnya sekitar 200 meter membentangi Sungai Martapura.

Dia menyatakan, pembangunan jembatan ini tidak mampu dilakukan Pemkot sendiri karena kemampuan APBD, sebagai mana tujuh jembatan yang ada dari program pemerintah provinsi dan pusat.

Tujuh jembatan yang sudah dibangun sebelumnya, adalah Jembatan Basirih, Jembatan RK Ilir, Jembatan Pangeran Antasari, Jembatan Dewi, Jembatan Merdeka, Jembatan Pasar Lama, dan Jembatan Sungai Bilu.

"Intinya kita yakin pemerintah provinsi dan pusat akan membantu, sebab jembatan ini sangat penting terbangun bagi ibu kota provinsi, untuk memecah arus lalu lintas di Jalan Sungai Jingah dan Sungai Bilu yang kini sudah sangat padat," ujarnya.

Sebagai daerah yang berkometment menjadi kota sungai terbaik di Indonesia, kesan artistruktur dalam pembangunan jembatan kini harus menjadi perhatian, agar memberikan nuansa pariwisata.

Editor: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga