Otoritas Bandara Cegah Gangguan Penerbangan

id bandara, penerbangan
Kami menyosialisasikan penanganan bahaya kebakaran, sinar laser, drone dan layang-layang yang sangat mengganggu penerbangan kepada masyarakat sekitar bandara
Banjarbaru (Antaranews Kalsel) - Otoritas Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berupaya mencegah terjadinya gangguan penerbangan pada pesawat yang melintasi jalur udara di bandara setempat.


General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Handy Heryudhitiawan di Banjarbaru, Rabu mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi untuk mencegah gangguan itu.

"Kami menyosialisasikan penanganan bahaya kebakaran, sinar laser, drone dan layang-layang yang sangat mengganggu penerbangan kepada masyarakat sekitar bandara," ujarnya.

Ia mengatakan, sosialisasi bekerja sama dengan PT Pertamina khususnya terkait penanganan bahaya kebakaran dilakukan di aula Kantor Kelurahan Syamsudin Noor, Rabu (11/1).

Disebutkan, sosialisasi mengundang perwakilan masyarakat seperti Ketua RT dan warga lainnya baik laki-laki maupun perempuan yang berdomisili di sekitar bandara setempat.

"Penanganan bahaya kebakaran diisi dengan simulasi cara memadamkan api sehingga masyarakat terutama kaum ibu mengetahui bagaimana caranya jika ada kobaran api dalam rumah," ungkapnya.

Menurut dia, pemakaian sinar laser sangat membahayakan penerbangan apalagi jika sinarnya diarahkan kepada pilot yang tengah memegang kendali di ruang kemudi pesawat.

Dijelaskan, pesawat yang dalam posisi hendak mendarat ibarat mau jatuh tetapi dikendalikan pilot yang memerlukan konsentrasi penuh sehingga tidak bisa diganggu termasuk sinar laser.

"Sinar laser sangat mengganggu konsentrasi pilot dan dua bulan lalu ada orang yang mengarahkan laser ke pilot saat pesawat mau mendarat, untungnya tidak terjadi apa-apa," ujar dia.

Sementara, gangguan dari drone dan layang-layang yang dimainkan di atas wilayah udara bandara setempat, tidak pernah terjadi dan masyarakat sangat diharapkan tidak mengoperasikannya.

"Sejauh ini, baik drone yang sengaja dimainkan di sekitar bandara tidak aja, demikian juga layang-layang. Harapan kami seluruh pihak sama-sama menjaga keselamatan penerbangan," katanya.

Lurah Syamsudin Noor Khairil Aqli sangat mendukung sosialisasi yang telah dilakukan PT Angkasa Pura I karena bisa menambah pengetahuan memadamkan api jika terjadi di rumahnya.

"Masyarakat juga bisa berperan aktif mencegah gangguan penerbangan baik dengan melarang penggunaan sinar laser drone maupun layang-layang dimainkan di sekitar bandara," ujarnya.

Editor: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga