Kamis, 23 Februari 2017

Plt Bupati Kembali Himbau ASN Netral

id Pemilu, Demokrasi, Aparatur
Plt Bupati Kembali Himbau ASN Netral
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Hulu Sungai Utara, Muhammad Hawari ketika berkunjung ke sejumlah kecamatan memberikan himbauan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bersikap netral pada Pilkada 2017. (Bagian Humas HSU)
Sanksi bagi ASN sesuai Undang-Undang Pemilu nomor 10 tahun 2016 pasal 70,71 dan 73 berupa surat teguran, sanksi hukuman disiplin hingga pemecatan dan hukuman pidana,
Amuntai, (Antaranews.Kalsel) -Pelaksana tugas Bupati Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan Muhammad Hawari kembali mengingatkan dan menghimbau Aparatur Sipil Negara didaerahnya untuk bersikap netralitas dalam pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah.


Hawari mengatakan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada kegiatan kampanye mendukung salah satu pasangan calon bisa berakibat terkena sanksi pemecatan hingga tindak pidana.

"Sanksi bagi ASN sesuai Undang-Undang Pemilu nomor 10 tahun 2016 pasal 70,71 dan 73 berupa surat teguran, sanksi hukuman disiplin hingga pemecatan dan hukuman pidana," kata Hawari di Amuntai, Rabu.

Hawari mengatakan sanksi disiplin diberikan oleh pemerintah daerah bagi ASN yang melanggar peraturan ini berupa sanksi disiplin sedang berupa penundaan kenaikan gaji berkala dan kenaikan pangkat selama satu tahun serta penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun.

Sanksi disipilin berat, lanjutnya, berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan jabatan hingga pemberhentian sebagai ASN.

"Tindakan lebih berat diberikan kepada ASN yang tidak netral dan terlibat dalam kegiatan kampanye Pilkada adalah berupa sanksi hukuman pidana," tegasnya.

Keterlibatan ASN ini bisa berupa penggunaan fasilitas negara atau daerah, menghadiri kegiatan kampanye salah satu pasangan calon dalam rangka ikut mendukung dan lainnya.

Hawari kembali memberikan himbauan ini saat melaksanakan silaturrahim kesemua kecamatan seiring terjadinya kasus keterlibatan sejumlah ASN dan aparat desa yang terlibat dalam kegiatan kampanye di Desa Muara Tapus Amuntai sepekan sebelumnya.

Plt Bupati mengajak partisipasi masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak yang dilaksanakan 15 Pebruari 2017. Partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suara diharapkan juga bisa meningkat dibanding pelaksanaan pemilu sebelumnya.

"Tanggung jawab semua pihak guna menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar penyelenggaraan Pilkada serentak di 2017 terlaksana sukses dan lancar," katanya.

Editor: Eddy Abdillah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga