Oleh Rusmanadi

Tanjung,  (Antaranews Kalsel) - Badan konservasi sumber daya alam Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Aset V Lapang Tanjung, Tabalong, membangun penangkaran Rusa Sambar (Cervus unicolor).

Penangkaran itu dimaksudkan untuk mendukung program pelestarian satwa langka, Kepala Lapang Pertamina EP Tanjung Heragung Ujiantoro di Tanjung, Rabu.

Ia mengatakan bahwa penangkaran satwa langka itu menyusul ditandatanganinya nota kesepakatan penangkaran satwa Rusa Sambar di Komplek�Pertamina, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong, Rabu, antara kepala BKSDA Kalsel Adib Gunawan dengan Kepala Lapang Pertamina EP Tanjung Heragung Ujiantoro. �

�� "Untuk pengelola penangkaran rusa itu nantinya kita serahkan kepada mitra perusahaan yakni kelompok masyarakat yang berada di sekitar operasional perusahaan, yang pasti penangkaran ini sebagai upaya melestarikan�satwa langka sekaligus mengajak masyarakat untuk melindungi satwa," jelas Heragung. ����

Sementara itu, Kepala BKSDA Kalsel Adib Gunawan mengatkan bahwa sampai saat ini jumlah penangkaran rusa di Kalimantan Selatan baru sekitar 10 buah yang tersebar di beberapa kabupaten.

"Melalui kerja sama ini, setidaknya BKSDA mendapat dukungan dalam melaksanakan tugas konservasi, salah satunya melalui penangkaran satwa langka di 10 penangkaran rusa yang ada di Kalsel," jelas Adib. �

Mengenai perawatan Rusa Sambar, ia mengatakan cukup mudah pemeliharaannya mengingat Tabalong termasuk daerah pegunungan yang cocok sebagai habitatnya. ���

Untuk mendukung kelangsungan hidup satwa ini, tentunya pihak pengelola harus memperhatikan jenis makanannya, ujarnya.

Rusa Sambar merupakan salah satu hewan mamalia dengan makanan utamanya rumput, daun, dan buah-buahan pokok hutan.

Rusa Sambar sukar ditemui walaupun di tempat ia berkeliaran, karena memiliki pendengaran yang cukup peka, sehingga apabila terdengar suara mecurigakan ia akan bergegas melarikan diri.

Editor: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar